rss

~ Risiko dan Manfaat Nuklir Berbanding Lurus

Ditulis pada Sabtu, 02 Desember 2017 | Kategori: 111 - Energi Nuklir / PLTN | Dilihat 148 kali

Mahasiswa Indonesia Dwi Rahayu berkesempatan mengikuti kegiatan International Public Dialogue Forum dan Exhibition, AtomEco – 2017 di Rusia.

"Kami mengunjungi fasilitas penelitian daur ulang ban bekas dan produksi filter dengan membrane berstruktur nano untuk pemurnian air. Kemudian kunjungan pun dilanjutkan ke Federal State Institution Scientific-Production Association Typhoon. Di tempat ini kami diberikan informasi terkait pelaksanaan pengamatan lingkungan dan radiasi di berbagai wilayah,’’ paparnya.

Fasilitas penelitian terakhir yang mereka kunjungi adalah National Radiation-Epidemiological Register yang memiliki tugas melakukan penelitian bidang Epidemiologi Radiasi, Pengobatan Radiasi, Radiobiologi, Dosimetri, Informatika, serta Pemodelan Matematika.

"Di tempat ini kami disambut langsung oleh Prof Victor Ivanov selaku Director of the WHO Collaborating Centre for Research and Training on Radiation Epidemiology, Chairman of the Russian Scientific Commission on Radiological Protection (RSCRP)," katanya.

Prof Victor Ivanov memberikan informasi tentang salah satu penelitian yang telah dilaksanakan yaitu mengenai dampak kecelakaan PLTN Chernobyl setelah 30 tahun.

Lembaga ini memiliki database yang cukup lengkap tentang riwayat kesehatan warga, sehingga dengan perhitungan dan model matematika yang kompleks dapat diteliti secara seksama mengenai risiko yang mungkinkan terjadi akibat radiasi.

Pada dasarnya, pemanfaatan teknologi nuklir memiliki risiko yang tidak kecil, namun manfaat yang diperoleh juga tidak sedikit tentunya.

Karena itu kematangan teknologi, disiplin, dan budaya keselamatan yang baik sangat diperlukan. Rusia sendiri sebagai negara dengan perkembangan teknologi nuklir yang sangat pesat, berkomitmen tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan keselamatan manusia.

Kejadian-kejadian di era Uni-Soviet menjadi pelajaran sangat berharga, sehingga teknologi nuklir di Rusia tidak ditinggalkan, tetapi terus bangkit dan berkembang untuk mendukung kesejahteraan manusia.


Judul: Cerita Pelajar Indonesia Belajar Nuklir di Rusia

Penulis: DWI SHINTIA

Link: https://www.jawapos.com/read/2017/11/29/171272/cerita-pelajar-indonesia-belajar-nuklir-di-rusia